Lebih Dari Satu Pekan Terakhir, PUBG Mendapatkan Penurunan Jumlah Pemirsa

Lebih Dari Satu Pekan Terahertz, PUBG Mendapatkan Penurunan Jumlah Pemirsa

Kepopuleran sebuah game lebih-lebih game online, tak hanya dicermati dari seberapa banyak orang memainkan dan memperbincangkannya, namun termasuk pemirsa livestreamnya. Tak jarang perihal ini menjadi keliru satu tolak ukur komunitas, developer, dan publisher game di luar sana.

Lebih Dari Satu Pekan Terahertz, PUBG Mendapatkan Penurunan Jumlah Pemirsa

Selama berbulan-bulan, genre battle royale terlampau digandrungi oleh para penontonnya. Genre yang dipelopori oleh PlayerUnknown’s Battlegrounds atau PUBG yang lantas secara tak segera digerus oleh Fortnite ini rupanya lagi mendapatkan penurunan jumlah pemirsa livestream selama lebih dari satu pekan terakhir.

Menurut web analisa StreamElements (via gamesindustry) dan SullyGnome, mereka mengunggah knowledge pemirsa livestream dari bulan April sampai Juni kemarin yang memberikan penurunan pemirsa dari game bergenre battle royale layaknya Fortnite Battle Royale, PUBG, dan Apex Legends.Bandar Bola Fortnite memang masih berada di posisi teratas “rantai makanan”, namun penurunan sebanyak 11 juta dari 311 juta jam buktikan bahwa pemirsa mulai jenuh dengan gamenya. Penghitungan ini merupakan akumulasi dari seluruh web yang menambahkan sarana livestream layaknya Twitch, YouTube Live, Facebook Gaming, dan Mixer.

Dari ke dua game battle royale tersebut, pukulan telak nampaknya dialami oleh Apex Legends. Bagaimana tidak, penontonnya menurun dari 183 juta jam ditonton menjadi 65.4 juta jam saja. Data ini tentunya tidak termasuk setelah Respawn merilis konten season keduanya.

PUBG sendiri yang baru saja populer di Indonesia berkat versi mobilenya, mengalami penurunan 4.3% dari 68 juta jam menjadi 65.4 juta jam saja. Tentunya knowledge yang dihitung merupakan knowledge versi PC-nya yang sudah dirilis lebih-lebih dahulu dibanding versi mobilenya

Data yang sudah terkumpul di atas bukan menjadi sebuah bukti bahwa genre battle royale sudah mati. Hal ini dibuktikan dengan masih kokohnya Fortnite berada di posisi paling atas berkat event baru yang dirilis oleh Epic Games. Namun perlahan namun pasti ia secara tak segera tunjukkan penurunan minat akan genre tersebut. Jadi, apakah anda termasuk sudah jenuh dengan battle royale?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *